Friday, 26 November 2010

Keuntungan HIDUP BERSAHAJA

Alhamdulillahirobbil'aalamin, Allahuma shalli 'ala Muhammad wa'ala aalihi washahbihii ajma 'iin.

Didalam kehidupan kita, suatu hal yang harus kita hindari adalah merasa kaya dengan apa yang kita miliki.

Lalu apa yang harus ada pada diri kita ? Yang harus ada adalah merasa kaya dengan apa yang Allah jaminkan kepada kita. Mengapa demikian ? Karena tidak sedikit orang yang sebenarnya memiliki pribadi miskin tetapi merasa kaya dengan tabungan yang dia punyai, merasa kaya dengan hartanya, atau merasa kaya dengan rumahnya yang megah.

Ciri-ciri orang yang mempunyai kekayaan dunia tetapi mempunyai kepribadian miskin adalah selalu mengambil sesuatu dari sana - sini tanpa peduli halal atau haram karena merasa miskin. Dia relakan dirinya terhina dengan mencuri uang orang lain atau mengambil kekayaan orang lain.

Orang yang kaya itu bukan yang banyak uangnya tetapi orang yang sedikit kebutuhannya. Ketahuilah orang kaya tidak bersahaja dalam hidupnya akan sangat banyak pula kebutuhan dan pengeluarannya, akibatnya biaya untuk shadaqoh menjadi sedikit, biaya untuk menabung menjadi terbatas. Yang dia lakukan terus menerus memuaskan dirinya dengan mengganti perhiasan, mengganti mobil, ataupun mengganti suatu yang seharusnya tidak perlu.

Sebenarnya tidak dilarang untuk mengganti rumah, tapi yang kita butuhkan adalah orang yang punya harta yang berlebih untuk bisa dinafkahkan kepadam saudara yang membutuhkan. Bersahaja itu bukan berarti sederhana tetapi menafkahkan harta dengan tidak berlebihan untuk memuaskan nafsunya dan juga tidak kikir dalam berbuat kebaikan.

Apakah sebenarnya keuntungan jika kita terbiasa bersahaja dalam hidup :

  1. Tidak diperbudak oleh keinginan pamer.Kita tahu jika suatu barang semakin bagus semakin keren dan semakin bermerk kadang-kadang akan cenderung pamer. Sedangkan untuk pamer itu akan membuat kita tersiksa, bukan tidak boleh memiliki barang yang bagus , tapi apalah artinya barang bagus namun memperbudak diri kita.
  2. Meminimalisir pengeluaran. Makin mahal suatu barang maka biaya perawatannya akan semakin mahal pula. Tapi kalau kita bersahaja Insya Allah biaya akan bisa ditekan.Selain itu kalau kita terbiasa bersahaja kita tidak akan membuat orang lain iri atau kotor hati. Apalagi kalau dia bersahaja dan mampu menahan dirinya untuk tidak pamer. Oleh karena itu jika kita membeli sesuatu yang baru harus disesuaikan keperluannya, artinya jika membeli suatu barang baru harus proporsional antara keperluan dan kemampuan.

Sumber : social-sciences

Posting Terkait

0 comments:

Post a Comment

Mikail Alfith Amarullah

↑ Grab this Headline Animator

IKLAN

  © Blogger Tamplates

Back to TOP